Mengenal Covid-19 Indonesia dan Cara Penanganannya

Mengenal Covid-19 Indonesia dan Cara Penanganannya

Kesehatan

Mengenal Covid-19 Indonesia dan Cara Penanganannya – Pada awal tahun 2020, virus ini menyerang Negara Indonesia. Kemudian, menyebabkan wabah pandemi Covid-19 yang cukup besar. Sehingga, beberapa sektor pun terkena imbas dan dampaknya. Covid-19 menyebabkan segala aktivitas mulai dibatasi, mulai dari pekerjaan, sekolah, pelayanan masyarakat, dan sebagainya.

Bukan tanpa sebab, pembatasan tersebut dilakukan dikarenakan virus ini sangat berbahaya. Telah banyak warga Negara Indonesia yang terpapar virus ini, bahkan jumlah kasus meninggalnya pun sampai jutaan. Beberapa tempat pemakaman pun penuh, diakibatkan korban meninggal terus berjatuhan.

Mengenal Lebih Dalam Tentang Covid-19

Meskipun virus corona telah menyerang cukup lama di Negara Indonesia, masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu virus corona. Banyak orang yang hanya mengetahui efek atau dampak dari virus ini, tanpa mengetahui pengertian virus corona ini. Tentunya, kamu harus mengetahui terlebih dahulu pengertiannya sebelum mengenali gejala dan penanganan virus ini.

1. Pengertian Covid-19

Karena menyerang sistem pernapasan, maka virus ini pun dapat menyebabkan pneumonia atau infeksi paru-paru. Banyak korban yang meninggal disebabkan sesak napas karena virus ini. Terhitung sejak 11 Maret 2020, WHO (World Health Organization) telah resmi menetapkan virus corona sebagai pandemi.

Covid-19 adalah virus yang menyerang pada saluran pernapasan, sehingga virus ini menyebabkan infeksi pernapasan. Virus ini secara medis disebut pula sebagai SARS-CoV-2 atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2. Virus corona ini awalnya muncul di Wuhan, Tiongkok. Kemudian menyebar dengan cukup cepat ke negara lainnya.

2. Cara Penularannya

Virus corona dapat menyerang siapapun, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Virus ini akan mudah menyerang orang-orang yang memiliki imun rendah. Sehingga, covid-19 akan lebih mudah dalam menginfeksi lansia. Virus ini pun akan lebih mudah menyerang orang-orang yang sedang dalam tekanan atau stress, karena imunnya sedang rendah atau turun.

Cara penyebarannya adalah melalui droplet atau cairan dari hidung serta mulut. Penyebaran dan penularannya terhitung sangat cepat. Virus ini akan menempel selama beberapa waktu di benda mati. Sehingga, apabila kamu memegang benda mati dan langsung menyentuh mulut, hidung, atau mata. Maka, berpotensi tertular virus ini.

3. Masa Inkubasi Covid-19

Masa inkubasi merupakan interval atau jarak waktu dari semenjak manusia terinfeksi sampai gejalanya muncul. Setiap orang biasanya memiliki masa inkubasi yang berbeda. Namun, rata-rata masa inkubasi virus corona adalah selama 6-14 hari. Itulah sebabnya, karantina biasanya dilakukan selama 14 hari hingga orang tersebut dinyatakan negatif dari virus corona.

4. Gejala Covid

Ketika kamu terkena atau terinfeksi virus ini, biasanya akan ada beberapa gejala atau symptoms yang terjadi. Umumnya, gejala yang terjadi meliputi pilek, demam, sakit tenggorokan, batuk kering, atau gejala flu lainnya. Sehingga, terkadang orang-orang menyalahartikan gejala ini hanya sebagai gejala flu biasa.

Dalam kondisi yang lebih parah, covid-19 akan memiliki gejala demam tinggi, batuk hingga berdarah, dan sesak napas. Saat gejala itu terjadi, artinya tubuh sedang berusaha melawan virus corona. Gejala ini akan dirasa semakin parah setiap harinya. Karena tubuh bisa saja sudah tidak kuat untuk mengatasi gejala ini. Adapun gejala lainnya yang biasanya akan terjadi, yaitu:

  • Sakit kepala cukup parah
  • Anosmia (kehilangan indra penciuman)
  • Kehilangan kemampuan untuk mengecap rasa
  • Diare
  • Mengalami ruam merah di kulit

Selain itu, adapun gejala covid-19 yang cukup berbahaya yaitu saat orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala apapun. Namun, kadar oksigen dalam tubuhnya akan menurun secara terus menerus. Hal ini disebut dengan happy hypoxia. Apabila kamu mengalami gejala-gejala di atas, maka lakukanlah tes PCR atau rapid untuk mengetahui apakah terinfeksi virus ini atau tidak.

5. Penanganan Covid-19

Akibat penularannya yang semakin parah dan cepat, maka pemerintah pun menerapkan beberapa kebijakan sebagai bentuk penanganan virus corona ini. Telah banyak penanganan yang dilakukan, mulai dari pembatasan wilayah, karantina, diwajibkan memiliki kartu vaksin covid-19, pengobatan secara medis, dan sebagainya.

Penanganan ini tentunya dilakukan pemerintah untuk menekan jumlah atau angka penyebaran serta penularan virus corona. Sejak tahun lalu, pemerintah mulai mewajibkan beberapa kebijakan. Masyarakat pun diimbau untuk patuh dan mengikuti kebijakan ini. Agar turut serta dalam penanganan virus corona. Berikut adalah beberapa penanganan virus corona.

6. Isolasi Atau Karantina

Penanganan pertama adalah melakukan isolasi atau karantina, khususnya bagi masyarakat yang dinyatakan positif virus corona. Salah satu tempat yang dijadikan tempat karantina adalah wisma atlet. Pasien tidak diperbolehkan keluar selama kurang lebih 2 minggu. Kemudian, apabila sudah dinyatakan negatif, maka diperbolehkan pulang.

Selain itu, karantina pun dilakukan bagi masyarakat Indonesia yang baru saja kembali dari luar negeri. Masyarakat diwajibkan karantina selama 10 hari, agar meminimalisir terjadinya penyebaran virus corona. Karena bisa saja masyarakat tersebut terpapar virus saat sedang berada di luar negeri. Sehingga, penanganannya adalah dengan melakukan karantina.

7. Pembatasan Aktivitas Masyarakat

Penanganan ini telah dilakukan sejak tahun lalu. Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan yang dimaksudkan untuk membatasi aktivitas masyarakat. Karena tidak dapat dipungkiri, salah satu penyebaran virus corona adalah aktivitas di luar rumah. Oleh karena itu, pemerintah mencoba untuk mengurangi kerumunan dan aktivitas yang terlalu banyak.

Kebijakan ini dikenal dengan nama lockdown, PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Kebijakan tersebut diberlakukan dalam beberapa periode tertentu. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tidak terlalu banyak melakukan kegiatan di luar.

8. Vaksinasi Covid

Kebijakan yang saat ini tengah diberlakukan secara besar-besaran adalah vaksinasi. Seluruh masyarakat diwajibkan untuk melakukan vaksin. Vaksin covid 19 terkini telah terdiri dari berbagai macam jenis. Mulai dari Sinovac, Astrazeneca, Moderna, dan sebagainya. Setiap vaksin memiliki tingkat efektifitas yang berbeda dalam memberantas virus corona.

Saat ini, seluruh masyarakat diharuskan untuk melakukan vaksinasi. Terlebih, bagi masyarakat yang sudah mulai melakukan WFO atau work from office. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan, maka diwajibkan untuk menyerahkan kartu atau sertifikat vaksin. Apabila belum vaksin, maka tidak diperbolehkan untuk melakukan perjalanan jauh.

9. Pengobatan Covid

Selain penanganan yang bersifat kebijakan. Adapun penanganan yang dilakukan ketika seseorang telah terkena atau terpapar covid-19. Pasien yang memiliki gejala atau penyakit parah, akan dilakukan tindakan secara medis. Adapun tindakannya tersebut bernama anti-piretik yang digunakan sebagai penurun suhu tubuh, serta pencegahan dalam risiko dehidrasi.

Apabila kondisinya sudah semakin parah, pasien akan diminta untuk melakukan terapi oksigen. Hal tersebut berguna agar pasien tidak mengalami sesak napas lebih parah. Selain itu, akan dipasang pula alat bantu napas yaitu mesin ventilator. Alat ini akan membantu pasien agar organ vitalnya tetap berfungsi dengan baik, serta masih dapat bernapas dengan lancar.