Rahasia Kecil Melakukan Self Care Untuk Kesehatan Mental

Rahasia Kecil Melakukan Self Care Untuk Kesehatan Mental

Kesehatan

Rahasia Kecil Melakukan Self Care Untuk Kesehatan Mental – Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata “kesehatan mental” atau biasa disebut juga sebagai kesehatan jiwa. Kondisi tersebut merupakan salah satu isu yang banyak diperbincangkan saat ini. Kendati demikian di Indonesia, hal tersebut masih belum dijadikan prioritas dan kerap dianggap tabu.

Kondisi mental seseorang seharusnya sangat diperhatikan karena hal tersebut dapat mempengaruhi seseorang dalam bertindak di kehidupan sehari-harinya. Seseorang yang memiliki permasalahan mental perlu mendapat penanganan yang tepat supaya tidak berdampak pada kondisi fisik yang lainnya.

Mengenal Kesehatan Mental

Menurut WHO (World Health Organization) atau dikenal juga sebagai Badan Kesehatan Dunia, kesehatan mental adalah kondisi dari kesejahteraan yang dialami serta disadari oleh individu. Dalam kesadaran tersebut terdapat beberapa kemampuan untuk mengelola stress terkait kehidupan, bekerja secara produktif juga menghasilkan, serta berperan di komunitasnya.

Sehingga, jika seorang individu berada diluar dari pengertian tersebut dimungkinkan seseorang tersebut mengalami suatu kelainan mental. Seseorang yang mengalami permasalahan kesehatan mental akan mengalami berbagai kesulitan dalam kehidupannya, hubungan dengan orang lain, dan perilakunya terhadap diri sendiri.

Permasalahan mental ini dipicu oleh berbagai hal. Minimnya edukasi serta stigma buruk atau pandangan yang ada di masyarakat terhadap penderita kelainan mental merupakan salah satu pemicu tertinggi yang menyebabkan abainya terhadap permasalahan mental.

Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental

1. Faktor Biologis atau Faktor Bawaan

Faktor yang pertama yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang yakni dipengaruhi oleh faktor biologis. Faktor biologis ini dipengaruhi oleh berbagai aspek seperti fisik, genetic, sensorik, otak, dan kondisi khusus dalam kandungan.

2. Faktor yang Disebabkan Karena Kehilangan

Faktor yang kedua disebabkan oleh kehilangan sesuatu atau seseorang. Rasa kehilangan ini dapat muncul ketika seseorang terdekat kamu meninggal, keguguran, berakhirnya sebuah hubungan, dan sebagainya. Ketika kamu mengalami hal-hal berikut, selanjutnya perasaan sedih, syok, marah, juga menyesal.

Setiap orang memiliki waktu dan cara penyembuhan yang berbeda-beda untuk mengatasi perasaan tersebut. Namun, sebelum perasaan ini mengganggu kondisi kesehatan mental kamu, sebaiknya hubungi orang terdekat untuk meminta dukungan psikologis atau kamu juga bisa menghubungi tenaga profesional untuk penanganan yang tepat.

3. Faktor Kesepian

Akibat dari faktor kehilangan yang terjadi, maka akan menyebabkan kamu merasa kesepian. Kesepian ini merupakan perasaan sedih saat sedang sendirian dengan jangka waktu tertentu. Namun, faktor kesepian ini tidak hanya diakibatkan karena dalam kondisi sendirian. Seseorang bisa saja merasa kesepian di saat ramai karena tidak ada yang memahami kondisi mentalnya.

4. Faktor Sosial Budaya yang Berkembang

Faktor selanjutnya yakni dipengaruhi oleh kondisi sosial budaya. Faktor sosial budaya ini dipengaruhi oleh kesehatan dalam budaya seperti, hubungan sosial, status sosial, juga konflik sosial. Hal tersebut menjadi semakin buruk dengan kemunculan era digitalisasi seperti hujatan yang dilontarkan oleh warga-net

5. Faktor Lingkungan Tempat Tinggal

Selanjutnya yakni faktor yang disebabkan oleh lingkungan tempat tinggal. Lingkungan yang positif akan memberikan dampak positif juga pada kondisi mental kamu. Namun, jika lingkungan tempat tinggalmu tidak baik seperti banyak polusi serta suara bising, tanpa disadari hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi mentalmu.

6. Faktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Faktor yang selanjutnya kerap kali terjadi yakni kekerasan dalam rumah tangga. Bentuk kekerasan ini tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga psikologis. Kekerasan dalam rumah tangga ini dapat berupa orangtua yang terlalu mengontrol kehidupan anaknya, ketidakadilan finansial, juga kekerasan verbal.

Seseorang yang terjebak dalam kondisi seperti ini dengan jangka waktu lama dapat berpengaruh pada kondisi permasalahan mental seseorang. Permasalahan mental tersebut dapat berupa stress pasca-trauma.

7. Faktor Perundungan Atau Bullying

Faktor berikut ini banyak diberitakan saat ini yakni perundungan atau bullying. Perundungan ini dapat terjadi secara langsung dalam kehidupan atau secara online melalui sosial media. Ketika seseorang mengalami perundungan baik secara fisik maupun verbal, maka akan muncul perasaan kesepian dan tidak berdaya.

Faktor ini akan menyebabkan seseorang senantiasa dipenuhi pemikiran tidak baik seperti apakah besok akan terjadi hal yang sama atau bahkan lebih buruk. Selain itu, perundungan ini juga akan menyebabkan seseorang mengalami rasa takut yang berlebihan.

Self Care Sebagai Upaya Menjaga Kondisi Mental

Ada banyak upaya yang bisa dilakukan untuk terhindar dari permasalahan kesehatan mental salah satunya yakni dengan melakukan self care atau merawat diri sendiri. Self care sangat penting untuk rutin dilakukan guna menjaga kondisi mental kamu. Berikut merupakan self care yang bisa kamu lakukan.

1. Melakukan Berbagai Kegiatan Aktif Secara Fisik Dan Relaksasi

Self care yang pertama yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mental kamu adalah dengan melakukan berbagai kegiatan menyenangkan. Kamu bisa berolahraga atau pergi berlibur untuk relaksasi guna menjernihkan pikiran kamu.

2. Rutin Melakukan Me-Time (Waktu Untuk Sendiri)

Selanjutnya, kamu bisa melakukan kegiatan sederhana dengan memberikan waktu untuk diri sendiri. Kamu bisa meluangkan waktu sesaat untuk sekadar membaca buku, menonton film favorit, atau bahkan dengan beristirahat sejenak.

3. Melakukan Sesuatu & Menyenangkan Diri Sendiri

Kegiatan self care selanjutnya yakni dengan melakukan sesuatu menyenangkan yang kamu sukai. Kamu bisa membuat list yang akan dilakukan seharian. Kamu bisa memulainya dengan pemikiran-pemikiran positif seperti “saya akan minum cukup air untuk hari ini dan seterusnya” atau “saya akan melakukan yang terbaik untuk hari ini”.

4. Lakukan Meditasi Selama 1 Menit

Cara ini merupakan cara paling mudah untuk kamu lakukan. Kamu bisa sejenak memejamkan mata sambil bermeditasi selama satu menit. Tarik nafasmu selama lima detik kemudian hembuskan selama lima detik juga. Ulangi cara ini beberapa kali untuk mengurangi rasa tegang atau perasaan marah supaya menjadi lebih tenang.

5. Jalan-Jalan Ke Luar

Jalan kaki ke luar rumah merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengurangi rasa stress. Cara ini bisa kamu lakukan untuk self care dalam menjaga kesehatan mental karena dengan cara ini akan membuat kamu merasa lebih bahagia dan menghargai diri.

Dengan berjalan-jalan ke luar rumah, kamu akan melihat banyak hal dan pemandangan. Waktu terbaik untuk melakukan hal ini yaitu di pagi hari dengan suasana jalan yang sepi dan udara yang sejuk.

6. Lakukan Self-talk

Self-talk merupakan kegiatan untuk berbicara dengan diri sendiri mengenai segala hal yang kamu rasakan. Kamu bisa menceritakan hari-hari terberatmu serta berbagai permasalahan yang terjadi pada dirimu sendiri. Afirmasi positif tersebut dapat mengurangi kecemasan juga menghilangkan persepsi yang negatif.